Jalan-Jalan Ke Lombok 2015 Part 1

Gili Trawangan

Tahun lalu beli tiket ke Lombok di acara Garuda Travel Fair yang berlangsung di JCC. Awalnya emang ga ada niat buat datengin pameran itu sih, tapi adek gw ngajakin gw siapa tau ada tiket murah yang kita bisa pergi bareng. Ternyata berhasil tuh dapat tiket PP ke Lombok dengan harga sekitar IDR 800.000 per orang. Setelah tanya kakak sama adik gw yang kecil, akhirnya kita beli tiket 6 untuk kepergian tgl 25 Feb – 1 Mar 2015. Sayang karena satu dan lain hal, kakak gw ga jadi ikut.

Setelah ga lama dari pameran, gw kan cek ke dokter kandungan dan emang positif hamil. Jali ud bilang yang Lombok cancel aja, tapi gw ngerasa sayang. Akhirnya rencana ke Lombok tetap dijalankan. Lihat2 blog Amrazing mengenai Pak Aziz, akhirnya gw coba contact dia yang sekarang punya jasa tour bernama Lombok Friendly. Harga yang ditawarkan sangat bersahabat dan sudah termasuk supir (sekaligus tour guide), mobil, bensin, penginapan dan tiket masuk objek wisata serta tips untuk local guide nya.

Nasi Ayam Kampung Puyung – IDR 16.000

Setiba di bandara Lombok, setelah bertemu dengan Adi, driver sekaligus tour guide kita, kita langsung diajak untuk makan di RM Cahaya yang letaknya tidak jauh dari bandara. Harganya lumayan bersahabat dengan sambal yang pedas dan bikin nagih.

Rumah Adat Sasak (Desa Sade)

Tujuan pertama adalah ke Rumah Adat Sasak (Desa Sade). Tempat ini menjadi objek wisata sekaligus tempat tinggal asli bagi para penduduk. Disini mereka membuat songket, sarung serta gelang sederhana untuk dijual ke para turis. Harga yang ditawarkan juga bervariasi.

Pantai Seger

Dari Desa Sade, kita menuju lokasi selanjutnya yaitu pantai ! Ke 2 pantai yaitu Pantai Kuta dan Pantai Seger. Sebenernya mau ke Tanjung Aan atau Pantai Pink, tapi karena perjalanannya sangat jauh jadi dicancel deh. Semoga lain waktu bisa kesana lagi (bersama anak tentunya :D). Setelah puas main di pantai, langsung dinner seafood. Tempatnya bagus, sayang rasa makanannya cenderung biasa.

Transit Inn Hotel

Kita menginap di Transit Inn Hotel yang terletak di daerah Senggigi. Karena sampai hotel sudah malam, jadi tidak sempat cek sekitaran hotel. Kamarnya bersih dan lumayan luas dengan ac yang cukup dingin dan berfungsi dengan baik. Di kamar mandinya juga tersedia air panas.

Sarapan pagi juga disediakan di hotel dari jam 7-10 pagi. Untuk menunya ada 3 macam pilihan, yaitu nasi goreng, roti bakar dan juga pancake dengan pilihan minuman teh atau kopi. Karena butuh makanan yang mengenyangkan, jadi pilih nasi goreng tentunya.

Karena sampai di hotel nya sudah malam, jadi ga keliling2 hotel dulu. Ternyata pas sarapan, agak takjub juga lihat pemandangan di hotelnya. Langsung mengarah ke Pantai Senggigi. Area ini kalau malam penuh dengan para tamu yang duduk santai sambil minum2 atau makan.

Habis sarapan, kita langsung main2 sebentar di pantai sambil foto2. Seperti biasa ya, jadi juru foto buat si Jali yang doyan mejeng๐Ÿ˜›

Ke Desa Sukarara untuk melihat-lihat hasil tenun khas Lombok. Disini kita bisa melihat proses pembuatan tenun nya dan juga bisa langsung membeli, Kalau tidak ada uang cash, disini terima debit/kartu kredit. Sempat beli pashmina disini.

Iseng-iseng coba songket. Lumayan buat kenang-kenangan๐Ÿ™‚

Ayam Taliwang

Lanjut makan siang di RM Taliwang Raya. Disini kita pesan lumayan banyak macam. Adi merekomendasikan menu tahu goreng disini. Dan kita sempat coba dan memang enak ! Sebenernya tahu goreng biasa tapi ada bumbu nya yang bikin nagih. Kita semua kalap disini, nambah nasi semua dan berakhir dengan super kekenyangan.

Pura Lingsar

Di Pura Lingsar ini ada beberapa spot yang menarik

Kita bisa melempar uang koin ke dalam kolam ini dari luar pagar sambil berdoa. Di kolam ini banyak sekali koin-koin yang terbenam dan dari berbagai macam negara. Karena tempat ini bisa dibilang keramat, sebaiknya jangan mencoba mencuri koin dari kolam ini.

Jika berhasil menghitung jumlah batu yang diikat dengan kain kuning sebanyak 3x dengan jumlah yang sama, dipercaya akan meraih kesuksesan di dalam hidupnya. Gw coba hitung, antara yang pertama dan kedua beda 1 karena pas perhitungan kedua ada lihat batu yang terselip. Si Jali coba hitung 3x dan jumlahnya sama semua, ya semoga aja sukses ya kan gw yang kecipratan juga

Air yang berasal dari Gunung ini dipercaya bisa menyembuhkan penyakit dan membuat kita terlihat awet muda.

Setelah sebelumnya beli oleh-oleh, kita menyempatkan diri untuk duduk santai sambil melihat sunset. Sayang karena berawan, jadi tidak terlalu kelihatan.

Nunggu sunset sambil ngemil jagung dan minum air kelapa muda. Nikmatnya..

4 thoughts on “Jalan-Jalan Ke Lombok 2015 Part 1

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s